FGT pikirkan pilihan terbaik Anda di masa depan
Desainer Integrasi Sistem di FGT
Metode untuk penentuan frekuensi cepat pembaca kartu kontrol akses
Pembaca kartu kontrol akses pada dasarnya dibagi menjadi tiga frekuensi: 125 kHz (frekuensi rendah), 13,56 MHz (frekuensi tinggi), dan 915 MHz (frekuensi ultra-tinggi). Setiap frekuensi sesuai dengan skenario aplikasi keamanan dan rekayasa tegangan rendah yang berbeda.
Pembaca kartu kontrol akses pada dasarnya dibagi menjadi 125 kHz (frekuensi rendah),13,56 MHz (frekuensi tinggi) maupun 915 MHz (Frekuensi ultra tinggi) Tiga frekuensi, masing-masing sesuai dengan skenario aplikasi keamanan dan rekayasa tegangan rendah yang berbeda.
- Frekuensi rendah 125 kHz (kartu identitas)
Fitur: Teknologi yang sudah matang, biaya rendah, umumnya dikenal sebagai "kartu identitas" atau "kartu proximity".
Keunggulan: Daya tembus kuat (dapat menembus air dan memiliki kemampuan pendeteksian logam yang baik), dan jarak baca yang relatif jauh.
Kelemahan: Keamanan sangat rendah. Kartu hanya berisi nomor identitas tetap tanpa perlindungan enkripsi, dan dapat dengan mudah disalin menggunakan perangkat yang harganya beberapa ratus yuan.
Cocok untuk: Sistem kontrol akses di kantor umum atau apartemen lama dengan anggaran terbatas dan persyaratan keamanan rendah. - Frekuensi Tinggi 13,56 MHz (Kartu IC/NFC)
Fitur: Saat ini merupakan standar utama untuk kontrol akses, juga dikenal sebagai "kartu IC" atau "kartu Mifare", dan kompatibel dengan teknologi NFC.
Keunggulan: Keamanan tinggi. Mendukung operasi terenkripsi dan penyimpanan multi-blok, sehingga sulit untuk disalin. Mendukung EasyCard, iPass, atau NFC seluler sebagai kredensial kontrol akses.
Kekurangan: Jarak deteksi relatif pendek (biasanya dalam 10 cm), dan lebih rentan terhadap gangguan dari pelindung logam.
Skenario yang berlaku: bangunan tempat tinggal modern, kantor pusat perusahaan, instansi pemerintah, atau sistem yang membutuhkan sistem kartu terintegrasi. - Frekuensi Ultra Tinggi (UHF) 915 MHz
Fitur: Teknologi penginderaan jarak jauh, menggunakan pita frekuensi yang sama dengan RFID yang digunakan untuk pelacakan logistik.
Keunggulan: Jarak deteksi yang jauh (hingga beberapa meter), tidak perlu keluar dari mobil atau mendekati pembaca kartu untuk mengidentifikasi kartu.
Kelemahan: Sangat terarah dan mudah terpengaruh oleh lingkungan, hujan, atau lapisan film jendela.
Skenario penerapan: bantuan pengenalan plat nomor di tempat parkir, gerbang otomatis, dan kontrol akses material di pabrik-pabrik besar.
Untuk menentukan frekuensi pembaca kartu kontrol akses dengan cepat, metode tercepat di lokasi adalah dengan "memeriksa tanda eksternal + memeriksa jenis kartu + menguji dengan telepon seluler/NFC + dan jika perlu, menggunakan penguji frekuensi".
Pertama, periksa pembaca kartu atau label kartu.
Paling intuitif:
- 125kHzGaya penulisan umum meliputi:
EM,ID EM,Kedekatan,125 kHz - 13,56 MHzGaya penulisan umum meliputi:
Mifare,IC,NFC,13,56 MHz,DESFire
II. Pertimbangkan ketebalan kartu dan tujuan penggunaannya.
Segmentasi kasar dan penilaian cepat:
- Kartu identitas 125kHz
- Sebagian besar hanya pengenalan nomor kartu.
- Jenis yang umum meliputi "kartu tebal, kartu tipis, dan gantungan kunci".
- umumnyaTidak dapat menyimpan nilai, tidak dapat menulis data ke partisi.
- Banyak sistem kontrol akses lama menggunakan jenis teknologi ini.
- Kartu IC 13,56MHz
- Umumnya ditemukan pada sistem Mifare dan NFC.
- Enkripsi partisi dan penyimpanan data didukung.
- Sistem kontrol akses, absensi, lift, dan pembayaran yang terintegrasi secara umum
- Lokasi penjualan baru dan bangunan pintar semakin umum.
III. Tes tercepat menggunakan telepon seluler
Ini sangat bermanfaat:
- jika 13,56MHz (kelas NFC/Mifare)
- Aktifkan NFC di ponsel Android
- Saat kartu berada dekat dengan telepon, ada kemungkinan kartu tersebut terdeteksi.
- Jika telepon selulerTidak ada respons sama sekali
- Sangat mungkin 125kHz
- Karena NFC pada ponsel hampir tidak pernah mendukung frekuensi 125kHz.
Melihat:
- Tidak semua kartu 13,56MHz dapat dibaca sepenuhnya oleh telepon seluler.
- TetapiPonsel ini memiliki sensor.Sebagian besar di antaranya dapat ditentukan sejak awal termasuk dalam kelas 13,56MHz.
Keempat, mengamati jarak pembacaan kartu juga dapat memberikan perkiraan kasar.
- 125kHz:
- Jarak deteksi tipikal biasanya pendek hingga menengah.
- Sebagian besar hanya menggesek kartu untuk membuka pintu.
- 13,56 MHz:
- Sebagian besar di antaranya juga berjarak dekat.
- Namun, ia memiliki kemampuan interaktif yang kuat.
JadiMengandalkan jarak semata-mata adalah tidak akurat.Hal itu hanya dapat membantu dalam pengambilan keputusan.
V. Paling akurat dan tercepat: menggunakan kartu uji frekuensi/pembaca kartu.
Umumnya digunakan dalam proyek-proyek teknik kelistrikan tegangan rendah:
- Penguji frekuensi kontrol akses
- Penguji Pembaca RFID
- Kartu uji frekuensi ganda
Anda bisa langsung tahu keberadaannya begitu Anda menempelkannya:
- 125kHz
- 13,56 MHz
- atau frekuensi ganda
VI. Kiat-kiat Pengambilan Keputusan Cepat untuk Membongkar Proyek Teknik Kelistrikan Tegangan Rendah
Anda bisa mengingatnya seperti ini:
- Melihat EM, ID, dan Proximity → Saya kira 125kHz dulu.
- Melihat Mifare, IC, dan NFC → Saya akan menebak 13,56MHz terlebih dahulu → EasyCard dapat digunakan
- NFC pada ponsel dapat membaca sinyal → Hampir dapat menentukan frekuensi 13,56MHz.
- Ponsel sama sekali tidak bisa membacanya, dan itu adalah sistem kontrol akses lama → kemungkinan besar 125kHz.
VII. Tambahan: Beberapa di antaranya adalah dual-band atau memiliki spesifikasi khusus.
Beberapa sistem kontrol akses kini mendukung lebih dari satu frekuensi dan mungkin mendukung:
- 125kHz + 13,56MHz
- Kartu CPU
- DESFire
- FeliCa
- Aplikasi Khusus UHF
Jadi jika Anda akan melakukannyaPenggantian, integrasi, perbaikan, atau inventaris sistem tegangan rendah.,
Berbagi pengalaman dari Departemen Teknik Tegangan Rendah
Saat Anda mendekatkan kartu kredit dengan fungsi EasyCard ke pembaca kartu kontrol akses, kartu tersebut akan mengeluarkan suara.
Ini berarti frekuensinya adalah 13,56 MHz.
Karena EasyCard diklasifikasikan sebagai jenis kartu pembayaran pada frekuensi 13,56MHz, berikut adalah ringkasan kelebihan dan kekurangan frekuensi 125kHz dan 13,56MHz.
Ringkasan Perbedaan Utama:
| Fitur | 125 kHz (LF) | 13,56 MHz (HF) |
|---|---|---|
| Keamanan | Rendah (mudah dikloning) | Tinggi (terenkripsi) |
| Kecepatan Data | Lambat | Cepat |
| Jangkauan | Sangat Pendek (1-5 cm) | Pendek (hingga 1m) |
| Toleransi Logam | Tinggi | Sedang/Rendah |
| Terbaik untuk | Akses Dasar | Pembayaran/Akses Aman |
Namun, departemen teknik tegangan rendah FGT menyarankan...
Jangan hanya mengandalkan penampilan; sebaiknya:
- Baca model produk
- Periksa katalog
- Konfirmasi dengan penguji
Berikut ini adalah
Pasar pembaca kartu akses di Taiwan didominasi oleh merek-merek lokal, yang menawarkan teknologi yang matang dan layanan purna jual yang komprehensif. Berikut adalah beberapa merek Taiwan yang paling umum di pasaran:
- Merek terkemuka (pangsa pasar dan kesadaran merek yang tinggi)
SOYAL (Informasi Maoxu)Sebuah merek terkemuka dengan pangsa pasar yang sangat tinggi di Taiwan, menawarkan berbagai macam produk, mulai dari model rumahan mandiri hingga model komersial yang terhubung ke jaringan. Seri 721/725-nya merupakan peralatan standar di banyak komunitas dan gedung perkantoran.
HUNDURE (Teknologi Hanjun)Produsen sistem kontrol akses yang sudah mapan unggul dalam solusi yang disesuaikan dan integrasi tinggi, seperti "pencocokan kartu ganda" yang umum digunakan di industri keuangan atau fungsi "penguncian multi-pintu" yang digunakan oleh perusahaan teknologi.
Pegasus (鹏骥产业)Pegasus adalah merek global yang mengkhususkan diri dalam pembaca kartu RFID, unit utama sensor, dan sistem pencatatan waktu dan kehadiran, menawarkan berbagai solusi tanpa kartu atau frekuensi ganda. - Merek kunci elektronik dan keamanan profesional.
WAFERLOCKSebuah produsen kunci elektronik ternama asal Taiwan yang mengkhususkan diri dalam kontrol akses rumah pintar dan hotel, dengan keunggulan pada kunci gagang pintu elektronik dan platform manajemen berbasis cloud.
SOCA (Xuan Guan)Mengkhususkan diri dalam berbagai kunci elektronik (kunci magnetik, kunci anoda) dan pengontrol kontrol akses, yang sering digunakan bersama dengan produsen sistem lainnya.
WIT (Sistem Webo)Mereka menawarkan pembaca kartu dengan desain yang menarik, seperti layar sentuh dan casing logam, serta fokus pada manajemen parkir dan kontrol lantai lift. - Merek umum lainnya
DJS (Teknologi Elektronik)Perusahaan ini memiliki reputasi tinggi di industri pemantauan keamanan dan menyediakan perangkat pengontrol akses multifungsi yang menggabungkan pengenalan wajah, sidik jari, dan kode QR.
Teknologi Jantung (联忠科技)Menyediakan sistem manajemen akses yang stabil untuk lingkungan industri dan komersial.